fbpx

Tips Memilih Domain yang Baik

Tips memilih domain yang baik

Tips memilih domain yang baik – Pengertian domain adalah sebuah nama yang unik yang diberikan pada sebuah komputer server. Domain diberikan agar dapat mengidentifikasi sebuah komputer server. Komputer server ini seperti web server atau email server, baik pada jaringan komputer maupun internet. Fungsi domain sendiri adalah untuk mempermudah pengguna di internet mengakses suatu server tanpa harus mengingat IP address server tersebut. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan situs web. Contohnya seperti “wikipedia.org”. Nama domain terkadang disebut juga dengan istilah URL, atau alamat website.

Terkadang, memilih nama domain bisa menjadi hal yang memusingkan bagi orang yang akan membuat sebuah website. Hal ini karena nama website yang menarik dan sesuai dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi kelangsungan bisnis online mereka. Lalu, apa sajakah yang harus diperhatikan saat akan memilih nama domain?

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk memilih nama domain yang tepat.

1. Berkesan

Untuk tips memilih domain yang baik, sejatinya sebuah nama domain haruslah berkesan. Meskipun browser sekarang ini memiliki fitur untuk “bookmark”, namun hal ini sangatlah penting. Nama domain yang berkesan akan membuat orang dapat dengan mudah mengingat tentang website Anda saat mereka membutuhkan sesuatu yang berhubungan dengan usaha Anda. Berikan nama domain yang dapat mewakili usaha yang Anda jalankan. Hindari penggunaan kata-kata yang sulit dan singkatan-singkatan.

2.Singkat

Jumlah karakter maksimal dalam sebuah nama domain adalah dua puluh karakter. Nama domain akan lebih baik jika tidak terlalu panjang seperti sepuluh karakter. Hal ini dikarenakan nama domain yang rumit dan panjang akan sulit untuk diingat dan dapat membuat orang bingung.

3. Mudah Diingat

Pastikan untuk menggunakan nama domain yang mudah diingat, hal ini merupakan hal pokok dalam tips memilih domain yang baik, diucapkan, dan dimengerti. Hal ini akan terasa sangat berguna saat Anda memberitahukan nama domain Anda secara lisan. Nama domain yang sulit dimengerti pasti akan membuat orang itu bingung.

4. Ekstensi yang tepat

Ada banyak ekstensi domain yang tersedia sekarang ini. Ekstensi .com biasa digunakan untuk badan usaha komersial, .net digunakan untuk penyedia jaringan internet, .org digunakan untuk sebuah lembaga organisasi, .edu digunakan untuk institusi pendidikan, .mil digunakan untuk lembaga kemiliteran, dan masih banyak contoh lagi lainnya. Namun, ekstensi .com adalah ekstensi yang paling banyak digunakan dan mudah diingat. Penggunaan ekstensi yang mudah diingat ini agar orang lain tidak salah membuka situs Anda.

5. Mudah Dieja

Sebuah nama domain harus mudah untuk dieja. Nama domain yang susah untuk dieja akan menyulitkan Anda dan para pelanggan Anda. Pastikan untuk menggunakan istilah-istilah atau kata-kata yang umum. Jika tidak memungkinkan untuk menggunakan kata-kata tersebut, bisa menggunakan brand, merk, atau nama perusahaan Anda.

6. Deskriptif

Sebuah nama domain yang baik harusnya bersifat deskriptif. Nama domain ini akan menjadi cerminan dari perusahaan Anda. Oleh karena itu, nama domain yang deskriptif dapat membuat pengunjung dan pelanggan Anda mudah untuk mengetahui usaha Anda, hanya dengan melihat dari nama domain Anda.

7. Tidak Menggunakan Simbol

Hindari untuk menggunakan nama domain yang mengandung angka-angka atau tanda hubung. Hal ini karena kecenderungan orang untuk mengetik nama domain suatu website langsung tanpa tanda hubung. Jika memang tidak dapat dihindari, pastikan agar memilih nama domain yang tidak terlalu panjang.

8. Gunakan Nama Pribadi Atau Kata Kunci Tertarget

Jika Anda ingin membuat sebuah blog atau website pribadi maka nama domain bisa menggunakan nama pribadi atau nama panggilan yang singkat. Nama domain bisa juga menggunakan kata kunci tertarget sesuai dengan tema blog atau website yang ingin Anda buat.

9. Gabungkan Nama Merek Atau Nama Perusahaan Dengan Jenis Usaha Yang Dijalani

Misalnya seperti ini, Anda mempunyai usaha pada bidang produksi atau misalnya penjualan baju batik, dan nama usaha Anda semisal CV. Kartika. Maka agar memudahkan orang untuk mengenal usaha atau bisnis yang Anda lakukan, Anda dapat menggabungkan dua kata ini pada nama domain Anda. Contohnya seperti nama brand + jenis usaha, atau sebaliknya. Jadi dengan kasus tersebut misalnya bajubatikkartika.com.

10. Untuk tips terakhir

Jika Anda membuat sebuah website atau blog dengan tujuan untuk promosi atau menjual produk atau jasa Anda maka lebih baik jika Anda memilih nama domain yang sesuai dengan usaha Anda. Misalnya jika Anda menjual produk parfum, maka pilihlah nama domain yang berhubungan dengan parfum. Contohnya seperti ini, jika produk Anda parfum original maka nama domain dapat menjadi seperti jualparfumoriginal.com, atau parfumoriginalmurah.com. Ada baiknya jika Anda melakukan riset terlebih dulu sebelum memilih nama domain. Pastikan nama domain Anda mengandung kata kunci bisnis Anda, memiliki pencarian yang tinggi di search engine seperti Google, dan persaingan kata kuncinya tidak terlalu ketat. Untuk melakukan riset ini, Anda dapat menggunakan bantuan Google Adwords, Keyword Tools agar dapat menentukan nama domain yang cocok untuk Anda.

Demikianlah tips dalam memilih nama domain. Semoga tips ini dapat bermanfaat dan dapat Anda terapkan jika ingin membuat sebuah website.a1

You May Also Like…

Apa itu Bounce Rate pada Website?

Apa itu Bounce Rate pada Website - Bounce rate adalah persentase pengunjung yang masuk ke situs web Anda dan kemudian...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *